Balik lagi di My World Cup Prediction! Selamat datang di bagian kedua pembahasan (baca: kesotoyan dan kesoktauan saya) tentang tim-tim unggulan dan beberapa kuda hitam di turnamen sepakbola terbesar di dunia. Di bagian ini sejujurnya belum membuat saya excited karna masih akan membahas tim-tim besar yang memang kalaupun juara, ya sudah, no big surprise. Apalagi tim yang satu ini. Sangat membosankan jika mereka juara lagi. Siapa lagi kalau bukan Spanyol!
Tim yang berhasil merajai tiga turnamen besar dalam kurun waktu 6 tahun terakhir. Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012 menjadi saksi kehebatan La Furia Roja di turnamen besar seperti ini. Dan sebagai juara bertahan memasuki Piala Dunia 2014 ini, menurut saya mereka adalah favorit kedua setelah Brazil, yang sudah saya bahas kans nya di artikel sebelumnya (kalau mau baca, tinggal scroll kebawah saja kok :p). Dipimpin oleh Vicente del Bosque, Spanyol seperti biasa akan diisi oleh segudang talenta kelas dunia, sekaligus segudang wajah-wajah tampan yang akan menjadi magnet tersendiri bagi para penonton wanita yang tentunya akan membuat para lelaki makin semangat nonton bola. Mari kita mulai saja daripada kita makin #salahfokus
Group
Bukan grup yang mudah sama sekali buat sang juara bertahan. Berada satu grup dengan Belanda, Chile, dan Australia bukanlah hal yang mudah buat Spanyol di Piala Dunia ini. Belanda tentunya akan menjadi ancama terbesar bagi La Furia Roja untuk lolos ke babak 16 Besar. Belanda yang gagal total di Euro 2012 lalu tentunya ingin menampilkan performa yang jauh lebih baik dibandingkan dengan performa mereka di Euro. Chile juga bisa menjadi batu sandungan buat Spanyol. Mungkin tidak setara Belanda, tapi mereka tidak bisa dianggap remeh. Kehadiran Alexis Sanchez bisa menjadi momok bagi Spanyol jika tidak hati-hati. Duo Juventus, Arturo Vidal dan Maurico Isla juga membuat tim ini tidak bisa dianggap remeh. Selain itu, kehadiran Australia tidak bisa dianggap sebagai pelengkap (well, sebenarnya sih bisa). Mungkin tidak segemerlap dulu, tapi Australia masih bisa membuat kerepotan. Tidak ada yang lebih berbahaya selain tim yang got nothing to lose. Dan untuk mempertahankan gelar mereka (yang saya harap tidak terjadi), mereka harus sebisa mungkin memastikan diri jadi juara grup, karna kalau tidak, mereka kemungkinan besar akan berhadapan dengan tim tuan rumah sekaligus favorit juara, Brasil. Final kepagian ini pastinya akan sangat berat buat Spanyol. Tapi kalapun mereka lolos juara grup dan lolos 16 besar, lawan berat juga menanti mereka. Prediksi saya, mereka akan berhadapan dengan juara dari grup neraka yang dihuni oleh Inggris, Italia, dan Uruguay. Jalan mereka ke Maracanã tidaklah mudah. Tapi Spanyol sudah membuktikan bahwa mempertahankan gelar internasional bukanlah tidak mungkin.
Komposisi Tim
Tiga gelar internasional dalam 6 tahun sudah menjadi bukti bahwa kualitas individu dari Tim Nasional Spanyol sudah tidak perlu ditanya lagi. Berisikan kombinasi dari Barcelona dan Real Madrid serta beberapa pemain dari klub lainnya, Spanyol mempunyai segalanya untuk memenangkan gelar keempat mereka tahun ini. Tapi, 6 tahun juga adalah waktu yang memakan usia pemain-pemain senior Spanyol. Pemain kunci seperti Carles Puyol kini sudah berusia 35 tahun, Xavi sudah 34, dan Xabi Alonso sudah 32 tahun. Tapi bukan berarti regenarasi tidak terjadi di Spanyol. Dengan klub seperti Barcelona dan Real Madrid tidak berhenti menghasilkan pemain-pemain muda berkualitas dan berteknik tinggi, Spanyol tidak akan menghadapi banyak masalah menggantikan pemain-pemain yang dimakan umur ini. Pemain muda seperti Thiago, Isco, Koke, dan Illaramendi pastinya siap untuk dimainkan bersama dengan atau bahkan menggantikan para seniornya tanpa mengurangi kemampuan kolektif tim. Di belakang, Sergio Ramos nampaknya akan fix menggantikan peran Carles Puyol berduet dengan Gerard Pique di jantung pertahanan. Dengan Jordi Alba dan Alvaro Arbeloa ataupun Cesar Azpilicueta berada di kiri kanan mereka. Dan masih ada pemain-pemain lain seperti Raul Albiol, dan pemain muda Inigo Martinez yang tidak kalah bagusnya yang siap melapis mereka. Di tengah, pemain muda sepertinya sudah siap menggantikan para seniornya, tapi kita tidak bisa mencoret nama Andres Iniesta dan Xavi dari tim. Kedua pemain ini akan tetap memiliki peran penting di Spanyol. Selain itu adanya pemain seperti Sergio Busquets dan Javi Martinez akan membuat tim ini semakin stabil di tengah. Di depan, Alvaro Negredo terlihat sangat meyakinkan semenjak bermain di Manchester City, , Diego Costa juga masih terlihat menggila bersama Atletico Madrid, dan Fernando Llorente juga menunjukan performan yang tidak kalah bagusnya di Juventus.. Dan yang terpenting adalah, ketiganya bukan tipe false nine striker, ketiganya adalah goal scoring machine. Jadi tidak ada alasan untuk Spanyol tidak menggunakan mereka di turnamen ini. Dan sepertinya saya tidak perlu membahas masalah posisi kiper ya. Cukup saya sebutkan saja nama-namanya, anda sendiri bisa mengerti: Iker Casillas, David De Gea, Victor Valdes, Diego Lopez, dan Pepe Reina. Got it?
Best Formation
Casillas
Arbeloa - Ramos - Pique - Alba
Thiago - Busquets - Xavi
Iniesta
Diego Costa - Negredo
Pemain Kunci
Agak sulit sejujurnya untuk memilih siapa pemain yang bisa menjadi penentu di tim yang bertabur bintang seperti di Tim Spanyol, tapi menurut saya, Iker Casillas lah pemain kunci dari Spanyol. Kapten sekaligus palang pintu terakhir dari La Furia Roja. Meskipun tidak banyak bermain buat klubnya, Real Madrid, musim ini, Saint Iker tetap menjadi bagian penting bagi tim nasional Spanyol. Meskipun seorang Madrileño, ia bisa mendapatkan respek dari rekan timnya yang bermain buat Barcelona. Ia adalah pemersatu tim di timnas Spanyol. Sebagai sosok senior, ia akan bertugas sebagai memimpin timnas Spanyol di turnamen besar lainnya. Memasuki Piala Dunia keempatnya, kematangannya dan ketenangannya sebagai pertahanan terakhir sudah tidak perlu ditanyakan. Penyelamatannya di Final 2010 menjadi bukti kehebatan Saint Iker sebagai seorang kiper. Kehadirannya di bawah mistar Spanyol memberi rasa nyaman bagi dua central defenders di depannya dan buat timnya secara keseluruhan, bahwa ada orang yang dapat dipercaya ketika terjadi kesalahan. Kualitasnya akan menjadi sangat penting jika Spanyol ingin mempertahankan gelar mereka di Brazil, Juni ini.
Final Verdict
Dominasi mereka nampaknya belum akan berahir. Kualitas yang dimiliki Spanyol di semua lini, serta kombinasi pemain muda dan senior mereka juga masih akan menjadi momok bagi semua tim yang akan menghadapi Spanyol di Piala Dunia ini. Tiki-Taka mereka juga pasti akan tetap menjadi sesuatu yang menghibur walaupun agak sedikit membosankan, tapi itulah Spanyol. Teknik tinggi yang dimiliki oleh hampir semua pemainnya, kemampuan untuk passing dengan baik, dan kehadiran pemain-pemain tengah yang semuanya dapat mengatur tempo dan memiliki visi yang luar biasa akan membuat tim ini sulit untuk ditaklukan. Tapi masihkan tiki-taka dapat menaklukan dunia lagi? Kita tunggu sampai Juli ini.
Dominasi mereka nampaknya belum akan berahir. Kualitas yang dimiliki Spanyol di semua lini, serta kombinasi pemain muda dan senior mereka juga masih akan menjadi momok bagi semua tim yang akan menghadapi Spanyol di Piala Dunia ini. Tiki-Taka mereka juga pasti akan tetap menjadi sesuatu yang menghibur walaupun agak sedikit membosankan, tapi itulah Spanyol. Teknik tinggi yang dimiliki oleh hampir semua pemainnya, kemampuan untuk passing dengan baik, dan kehadiran pemain-pemain tengah yang semuanya dapat mengatur tempo dan memiliki visi yang luar biasa akan membuat tim ini sulit untuk ditaklukan. Tapi masihkan tiki-taka dapat menaklukan dunia lagi? Kita tunggu sampai Juli ini.





No comments:
Post a Comment